Tag-Archive for » C++ «

Thursday, December 18th, 2008 | Author: Riza

RecursionRekursi atau recursion dalam matematika dan ilmu komputer diartikan sebagai fungsi yang dalam definisinya mengimplementasikan dirinya sendiri. Untuk lebih mudahnya, bisa dikatakan bahwa rekursi adalah fungsi yang memanggil dirinya sendiri.

Namun demikian, rekursi tidaklah hanya merupakan istilah eksak semata. Jika kita mau memperhatikan lagi dengan lebih teliti, ternyata ada banyak contoh rekursi di sekeliling kita. Rekursi dalam dunia nyata bisa terjadi salah satunya adalah jika kita meletakkan dua cermin secara berhadapan dan sejajar. Bayangan yang terjadi pada kedua cermin itulah rekursi. Contoh lain dari rekursi di dunia nyata adalah seperti yang diperlihatkan gambar-gambar di bagian akhir tulisan ini.

Dalam dunia matematika dan komputer, rekursi khususnya digunakan untuk menyelesaikan perhitungan yang rumit dan kompleks. Prinsip rekursi sebenarnya sederhana, yaitu memecah masalah menjadi masalah-masalah yang lebih kecil. Dengan memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil tersebut, masalah yang sangat kompleks dan rumit sekalipun akan lebih mudah untuk diselesaikan.

Continue reading

Wednesday, December 10th, 2008 | Author: Riza

Pascal's Triangle (Segitiga Pascal)Pemrograman visual yang termasuk dalam keluarga RAD (Rapid Application Development) ternyata bagaikan pedang bermata dua. Satu sisi memang memberikan kemudahan dan waktu development yang jauh lebih singkat dibanding pemrograman konvensional (non visual). Namun pada sisi yang lain justru seperti mengebiri kemampuan mencari algoritma programmer untuk memecahkan suatu masalah.

Walaupun ini pendapat pribadi yang tentu saja sangat subyektif, namun bagi programmer yang awalnya atau pernah berkecimpung dengan pemrograman non visual pasti berpendapat sama. Atau bisa jadi bukan karena pemrograman visual-nya. Tapi lebih karena faktor programmer itu sendiri yang malas mengasah kemampuan mencari algoritmanya. Atau mungkin karena kurikulum di kampus sekarang yang sudah tidak lagi mengajarkan mata kuliah tentang algoritma dengan mendalam. Padahal algoritma adalah sesuatu yang sangat esensial dalam dunia pemrograman. Programmer yang bagus pasti memiliki kemampuan yang bagus pula dalam mencari algoritma untuk memecahkan suatu masalah.

Continue reading

Sunday, December 07th, 2008 | Author: Riza

Setiap programmer pasti memiliki gayanya masing-masing dalam menulis program. Perbedaan gaya dalam menulis program (baca: programming style) ini bukanlah sesuatu yang salah tentu saja. Namun demikian, suatu programming style akan menjadi sesuatu yang bermasalah jika tidak mengikuti kaidah pemrograman yang baik dan benar.

Pradigma dalam menulis program sekarang sudah berubah. Suatu code program dikatakan bagus jika code program itu makin mudah dibaca (readable). Kalau kita telaah lebih jauh, ternyata 80% atau bahkan mungkin 90% dari siklus hidup sebuah software atau yang dikenal dengan Software Development Life Cycle dihabiskan untuk maintanance. Itulah sebabnya hasil dari proses software development harus mudah untuk dipelihara (maintainable). Dan syarat mutlak sebuah software maintainable tentu saja jika source code yang membangun software tersebut readable atau mudah dibaca. Semakin readable source code suatu program, jelas makin mudah source code tersebut dipahami sehingga makin mudah pula diperbaiki jika dikemudian hari ditemukan bug.

Untuk lebih jelasnya coba perhatikan contoh dalam C++ berikut.

Continue reading