Tuesday, December 22nd, 2009 | Author: Riza

Urutan negara penyumbang emisi GRK (Gas Rumah Kaca) terbesar:

  1. China
  2. Amerika serikat
  3. Rusia
  4. India
  5. Jepang
  6. Jerman
  7. Kanada
  8. Inggris
  9. Korea Selatan
  10. Iran

Target:

  • Kenaikan temperatur global tidak melampaui 2 derajat celcius (emisi karbondioksida 450-550ppm), pengurangan emisi 25%.
  • Target AOSIS tidak melampaui 1,5 derajat celcius (350ppm), pengurangan emisi.

Pendanaan:

  • Brasil menyumbang dana $16 miliar untuk negara berkembang dalam waktu dekat.
  • Jepang menyumbang $15 miliar untuk negara berkembang.
  • Dana dari Inggris dan Prancis sejumlah $10 miliar pada tahun 2010-2012.
  • AS siapkan dana $10 miliar.

Komitment:

  1. China: dengan intensitas karbon dapat menekan 40-45% emisi GRK (Gas Rumah Kaca) pada tahun 2020 dari level emisi 2005.
  2. Amerika Serikat: Menurunkan emisi GRK 3% pada 2020 dari level emisi 1990.
  3. Uni Eropa (27 Negara): menurunkan emisi GRK 20-30% pada tahun 2020 di bawah level emisi 1990.
  4. India: menurunkan 24% emisi GRK oada tahun 2020 dibanding level emisi tahun 2005; mampu menurunkan emisi GRK 37% dari level emisi 2005; analisis WWF, India mampu menurunkan emisi GRK 12-14% pada tahun 2020 dari level emisi 2007.
  5. Jepang: menurunkan 25% emisi pada tahun 2020 dari level emisi 1990.
  6. Kanada: mengurangi 36,1 - 38,9% pada tahun 2020 dari business as usual; mengurangi 80% deforestasi pada 2020.
  7. Indonesia: menurunkan emisi GRK 26% pada 2020 jika tidak ada bantuan internasional, dan menurunkan emisi sampai 41% jika ada bantuan internasional.

Tuntutan:

  • Negara maju menuntut negara berkembang dengan ekonomi maju diharapkan emisi puncak terjadi pada 2025.
  • PBB meminta 10 miliar dollar AS per tahun dari negara kaya sampai tahun 2012 untuk dan meningkat menjadi 100 miliar - 200 miliar dollar AS per tahun.
  • Negara Uni Eropa meminta penurunan GRK 50% pada tahun 2050.
  • Negara berkembang menuntuk $300 miliar untuk kurangi emisi.

(Sumber: Harian Umum Kompas, Senin 21/12/2009).

***

Tulisan yang mungkin berkaitan dengan tulisan di atas:

  1. Bencana Iklim: Sebuah Seruan untuk Bertindak

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.