Urutan negara penyumbang emisi GRK (Gas Rumah Kaca) terbesar:
- China
- Amerika serikat
- Rusia
- India
- Jepang
- Jerman
- Kanada
- Inggris
- Korea Selatan
- Iran
Target:
- Kenaikan temperatur global tidak melampaui 2 derajat celcius (emisi karbondioksida 450-550ppm), pengurangan emisi 25%.
- Target AOSIS tidak melampaui 1,5 derajat celcius (350ppm), pengurangan emisi.
Pendanaan:
- Brasil menyumbang dana $16 miliar untuk negara berkembang dalam waktu dekat.
- Jepang menyumbang $15 miliar untuk negara berkembang.
- Dana dari Inggris dan Prancis sejumlah $10 miliar pada tahun 2010-2012.
- AS siapkan dana $10 miliar.
Komitment:
- China: dengan intensitas karbon dapat menekan 40-45% emisi GRK (Gas Rumah Kaca) pada tahun 2020 dari level emisi 2005.
- Amerika Serikat: Menurunkan emisi GRK 3% pada 2020 dari level emisi 1990.
- Uni Eropa (27 Negara): menurunkan emisi GRK 20-30% pada tahun 2020 di bawah level emisi 1990.
- India: menurunkan 24% emisi GRK oada tahun 2020 dibanding level emisi tahun 2005; mampu menurunkan emisi GRK 37% dari level emisi 2005; analisis WWF, India mampu menurunkan emisi GRK 12-14% pada tahun 2020 dari level emisi 2007.
- Jepang: menurunkan 25% emisi pada tahun 2020 dari level emisi 1990.
- Kanada: mengurangi 36,1 - 38,9% pada tahun 2020 dari business as usual; mengurangi 80% deforestasi pada 2020.
- Indonesia: menurunkan emisi GRK 26% pada 2020 jika tidak ada bantuan internasional, dan menurunkan emisi sampai 41% jika ada bantuan internasional.
Tuntutan:
- Negara maju menuntut negara berkembang dengan ekonomi maju diharapkan emisi puncak terjadi pada 2025.
- PBB meminta 10 miliar dollar AS per tahun dari negara kaya sampai tahun 2012 untuk dan meningkat menjadi 100 miliar - 200 miliar dollar AS per tahun.
- Negara Uni Eropa meminta penurunan GRK 50% pada tahun 2050.
- Negara berkembang menuntuk $300 miliar untuk kurangi emisi.
(Sumber: Harian Umum Kompas, Senin 21/12/2009).
***
