Monday, October 29th, 2007 | Author: Riza

Ah aliran sesat. Baca-baca berita di detik.com tentang aliran sesat lama-lama malah jadi jengkel. Kenapa jengkel? Karena menurut sudut pandang ane sebagai orang Islam kebanyakan, alasan yang mereka kemukakan untuk menyesatkan ajaran Islam yang sudah semestinya adalah sangat BODOH! Contohnya adalah waktu dua orang jemaat Al-Qiyadah memberikan pernyataan yang sangat BODOH dan jahiliyah. Salah satu dari mereka waktu ditanya reporter tv beberapa waktu yang lalu kira-kira bilang begini untuk ngeles, “Ah, penolakan seperti inikan kan sudah biasa terjadi. Dulu juga ketika nabi Isa As diutus, ummat nabi Musa (Yahudi) ngga ada yang percaya. Demikian juga ketika Muhammad diutus menjadi rasul. Ummat nabi Isa (Nasrani) tidak ada yang mau percaya. Apa bedanya dengan sekarang? Ketika Ahmad Moshaddeq (pendiri Al-qiyadah) diutus menjadi rasul, ummat Muhammad juga awalnya tidak percaya bukan? Hal seperti itu akan selalu berulang… “

He he he .. mereka yang memang bener-bener keblinger atau aku yang kurang pemahaman agama? Bukankah sangat BODOH jawaban mereka itu. Kalau al-quran sendiri dalam surah Al-Ahzab ayat 40 sudah bilang begini:

Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Kalau al-quran yang bilang mereka sudah ngga percaya, terus apalagi namanya kalau ngga sesat? Masalah penolakan ummat Musa terhadap Isa, atau penolakan ummat Isa terhadap Muhammad itu mungkin terjadi karena Taurat dan Injil tidak pernah membuat pernyataan seperti yang ditertulis secara JELAS di al-quran. Jadi ngga bisa disamakan keadaannya seperti sekarang. Kalau jelas-jelas di al-quran bilang TIDAK ADA LAGI nabi setelah Muhammad, terus dua orang Al-Qiyadah ngomong seperti yang di atas tadi kan sudah bisa dilihat siapa yang keblinger!

Mau buat aliran sesat sih silakan saja. Tanggung kalau cuman aliran sesat mah. Sekalian bikin agama baru saja. Sekalian bikin tuhan sendiri, tapi jangan coba-coba kasih nama Allah. Biar lengkap bikin juga kitab suci sendiri. Tapi jangan kasih nama Al-Quran. Toh urusan tanggung jawab di hari kemudian kalau udah pada mati itu urusan masing-masing. Tapi mbok ya JANGAN pakai nama atau dompleng nama Islam kalau mau bikin ajaran yang secara prinsip bertentangan dengan Islam. Itu cari perkara namanya.

Tidak ada tulisan yang berkaitan dengan tulisan di atas.

Category: Islam
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Leave a Reply » Log in


Verification: